Rabu, 08 Mei 2013

Novel | Wajah Kedua (part 24)


Part 24
Yang Reni suka itu…


“Ren!”
“Aya!”
Kami saling menatap sejenak lalu tertawa. Aku dan Arya kompak bicara dan saling nyapa. Aku jadi malu tapi karena bingung, kami hanya tertawa namun agak salah tingkah juga. Kayak orang yang lagi PDKT aja.
“Aya mau bilang apa?” tanyaku.
“Hmm!” Arya terdiam sejenak sambil berpikir. “Itu… eng… Reni pulang aja duluan. Aku gak apa-apa kok nunggu sendirian.” Ucap Arya.
“Jadi ngusir nih!” ucapku dengan agak judes.

Sabtu, 20 April 2013

Cerpen | Gadis Kecil Dari Balik Jendela (2)

"Pagi Fan!" Sapa Neva begitu bertemu denganku.
"Pagi Neva!" jawabku.
"Kemarin gimana? Apa kamu balik lagi ke rumah itu?" tanyanya.
"Aku nggak berani dekat-dekat Nev, tadi pagi aku lewat depan rumah itu sambil nutup mata loh." Jelasku.
"Oh ya? Semalam aku sampai gak bisa tidur saking takutnya." Tambah Neva.

Cerpen | Gadis Kecil Dari Balik Jendela (1)


Hari itu aku baru saja selesai rapat Mading bersama anggota mading. Setiap pulang sekolah, aku selalu melewati jalan ini menuju rumahku. Ada sebuah rumah besar berlantai dua dengan halaman yang luas. Di lantai dua, ada sebuah jendela yang menghadap ke arah jalan. Entah mengapa aku memperhatikan jendela itu agak lama. Tiba-tiba muncullah sosok bayangan yang menatap padaku. Aku pun lari begitu saja dari depan rumah ini.

Siapakah sosok itu? setahuku rumah itu kosong dan tidak ada penghuninya. Apakah itu sosok penampakan? Ah, sepertinya gak mungkin ada hantu di siang bolong. Mungkin aku terlalu kelelahan saja.

Selasa, 12 Februari 2013

Cerpen | Kisah Cinta Sejati...


Ini kisah tentang sebuah cinta sejati... yang tertanam dalam jiwa sang pecinta.Yang bersabar menanti dalam penantian panjang. Hanya untuk satu cinta yang dia kejar sejak masih SD.

Namaku Mila, ini kisahku tentang seseorang cowok yang diam-diam aku kagumi sejak dari SD hingga lulus SMA ini. selama lebih dari 10 tahun aku mengenalnya di kelas 3 SD. Awalnya aku hanya kagum dengan kebikan hatinya juga sifat setia kawan dan perhatiannya. Lama-kelamaan aku jadi dekat dengannya sebagai teman dan saat kelas 3 SMP aku dan dia sudah seperti sahabat dan saudara saja.
Namanya Suryanto. Dan aku memanggilnya Yanto. Dia menganggapku sebagai salah satu sahabatnya namun dalam hatiku aku memendam perasaan cinta padanya. yah, sejak kelas 3 SMP rasa ini mulai timbul saat dia menolongku dan terus menyemangatiku dari keterpurukan.