Part 28
Cinta Adalah Keikhlasan
Cinta adalah keikhlasan. Yah, bukankah sebelumnya aku rela
menjadi apapun bagi Arya? Tapi air mata ini mengapa tak mau berhenti? I need
someone…
Tiba-tiba saja HPku berbunyi dan ternyata dari Arya. Oh My
God, bukan kamu Ya yang ingin kuajak bicara malam ini. Tapi aku harus
mengangkatnya.
“Assalamualaikum Ren!” sapa Arya.
“Walaikumsalam!” balasku.
“Lagi ngapain nih?” tanyanya.
“Lagi kencan sama Erwin.” Jawabku dengan nada agak judes.
“Oh, maaf yah mengganggu!” Arya pun tampak bernada judes.
“Memang mau bicara apa sih?” tanyaku.
“Gak ada! Udah dulu yah!”