Rabu, 06 November 2013

Novel | Smile To Love (Chapter 9)

Chapter 9
Kembalinya Senyuman Rina


“Ricky?”
Rina masih terdiam kaget saking nggak percayanya dengan apa yang dia lihat.
“Maaf malam-malam gini datang.” Ucap Ricky.
Rina tak bisa berkata apa-apa. Sebenarnya kedatangan Ricky nggak terlalu malam sih karena jarum jam masih menunjukkan pukul 7 lewat seperempat. Rina yang salah tingkah itu pun duduk di samping Kakeknya. Rina heran dengan ekspresi hangat kakeknya itu. Biasanya kalo ada cowok mencoba dekatin Rina, Kakek biasanya sewot apalagi sejak kejadian penyerangan Jaya itu. Maklumlah, Rina cucu Kakek satu-satunya hingga sangat disayangi.
Namun kali ini Kakek malah senyum-senyum di hadapan Ricky. Entah mantra apa yang digunakan Ricky hingga bisa membuat Kakek dan Nenek jadi lembut padanya.
“Rin, kencan yuk?” ajak Ricky secara spontan tanpa basa-basi pake kata sambutan, pembukaan, isi dan penutup. Wesh, emang undangan?

Novel | Smile To Love (Chapter 8)

Chapter 8
Untuk Rina

Sudah dua hari ini Rina tampak murung. Seumur hidupnya baru kali ini dia menghadapi situasi itu. Setelah hampir diperkosa oleh Jaya, Rina yang selalu ceria itu tak masuk sekolah. Sementara Jaya pun dikeluarkan dari sekolah.
Hana sangat cemas padanya. Akhirnya dia pun menjenguknya beserta beberapa teman-temannya. Ricky meskipun bukan teman sekelasnya, dia pun merasa cemas. Padahal hampir setiap hari dia selalu menghadapi pemandangan serba Rina. Dalam diri Ricky ada perasaan kehilangan dan rindu juga. Namun Ricky tak berniat menjenguk Rina.

Minggu, 11 Agustus 2013

Novel | Smile To Love (Chapter 7)

Chapter 7
Perasaan Yang Sebenarnya

Hana berjalan sendirian menelusuri beranda di lantai dua gedung sekolah. Tiba-tiba dia melihat sekumpulan anak-anak cewek di hadapannya yang sedang bergosip, sambil memelototin Ricky yang sedang membaca di bawah pohon akasia. Hana pun menghentikan langkahnya lalu bersandar dipagar beranda dan berpura-pura melihat pemandangan. Hana tidak hobi menguping, namun ada satu kata yang membuat telinganya panas. “Cewek Centil”
Melihat situasi, kondisi dan posisi mereka yang bergosip ria, Hana bisa mengambil kesimpulan bahwa cewek centil yang dimaksud mereka adalah Rina, sahabat Hana.
“Kenapa yah mereka harus jadian. Gak serasi banget deh.” Keluh cewek pertama.
“Bener banget tuh Ra! Masih mending aku daripada cewek kecentilan kayak dia!” Cewek kedua berceloteh.

Senin, 15 Juli 2013

Novel | Smile To Love (Chapter 6)

Chapter 6
Kencan Yang Mendebarkan

“Halo?” Hana menyapa seseorang yang meneleponnya
“Han! Hari ini aku senang banget loh. Bentar sore aku mau kencan sama Ricky!” Rina mulai berceloteh tanpa basa-basi maupun salam.
“Wah, Kok bisa tuh? Serius?” tanya Hana penasaran dan takjub.
Selama ini Ricky terkesan terlalu cool dan cuek. Selama dengan Rina, Hana gak pernah sekalipun melihat atau mendengar hal-hal romantis yang dilakukan Ricky. Kadang-kadang Hana berpikir Ricky hanya mempermainkan Rina atau Rina memang kege-eran dan mengira Ricky menerima penembakannya. Rina memang gampang ge-er dan selalu mengambil keputusan tanpa mendengarkan penjelasan orang hingga akhir. Namun Hana gak pernah memberitahukan pikirannya itu ke Rina. Dia tidak mau merusak kebahagiaan sahabat nya itu. Hana berpikir lebih baik Rina tahu sendiri dari Ricky meskipun nanti dia akan sedih dan sakit hati.